Halal Park Tegaskan Status Indonesia Sebagai Peringkat 1 GMTI

Whatsapp image 2019 04 19 at 12.38.10 pm

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh,

"Ekonom Rabbani, fatal bila tidak update berita"

Selamat Membaca

Indonesia memiliki destinasi wisata halal terbaru, yakni Halal Park yang berlokasi di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Destinasi yang diresmikan Presiden Joko Widodo ini kian mempertegas status Indonesia sebagai peringkat 1 Global Muslim Travel Index (GMTI).  Berdasarkan peringkat GMTI 2019, Indonesia berada di peringkat teratas dengan nilai 78 bersama Malaysia. Status ini menjadi lonjakan signifikan karena posisi Indonesia berada di urutan 2 dengan nilai 72,8 pada 2018.

Diresmikannya destinasi Halal Park sekaligus menjadi embrio bagi Halal District yang juga akan dikembangkan di kawasan GBK. Nilai investasi yang disiapkan untuk mengembangkan destinasi Halal District mencapai Rp 250 miliar dengan luas area diperkirakan 21 ribu meter persegi. Halal Park ini menjadi embrio bagi pembangunan Halal District. Nilai investasi bagunannya sekitar Rp250 Miliar. Kawasan ini nantinya akan menjadi ekosistem baru bagi para pelaku ekonomi.

Ada beragam produk yang akan di-display di Halal Park selain bisnis pariwisata, yakni fashion, makanan, minuman, pendidikan, dan lainnya. Destinasi ini sejalan dengan pergerakan positif wisatawan muslim dunia. Pada 2018, ada 140 juta orang wisatawan dunia yang bepergian. Spending online-nya pun sampai USD 35 miliar. Apalagi perkembangan wisatawan dunia diprediksi tumbuh 158 juta pada 2020.

Kehadiran Halal Park dan dirintisnya Halal District menjadi sinyal positif bagi pariwisata Jakarta. Sebab, destinasi wisata halal memiliki pertumbuhan positif. Bersama Lombok, Aceh, dan Riau-Kepulauan Riau, Jakarta menjadi pilar utama penopang peringkat teratas Indonesia di dunia dengan total donasikan 59 point di tahun 2019 atau naik 3 angka dari total skor tahun sebelumnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun memberikan dua jempol atas berdirinya Halal Park. Menurutnya, destinasi ini akan memberikan dampak positif terhadap dunia pariwisata dan perekonomian Indonesia, khususnya Jakarta. Halal Park dan rencana pengembangan Halal District jadi warna baru bagi wisata halal di Indonesia. Destinasi ini akan memberikan impact sangat positif. Selain terhadap pergerakan arus masuk wisatawan dunia, destinasi ini juga menjadi motor ekonomi baru di Jakarta. Masyarakat akan semakin merasakan manfaat aktivitas pariwisata.

Penawaran fasilitas Jakarta pada wisatawan muslim semakin lengkap dengan beroperasinya Halal Park. Sebelumnya, Jakarta telah didukung aksesibilitas terbaik, yakni 2 bandara internasional dengan kapasitas 876.496 seat. Akses laut pun diperkuat dengan 1 pelabuhan internasional dan 10 local port, serta ada 53 rute bus. Dengan performa ini, Jakarta mendapatkan point GMTI optimal aksesibilitas 96 pada 2018.

Untuk lini environment versi GMTI, bandara di Jakarta dilewati 2,81 juta wisman. Menariknya lagi, slot wisman muslim mencapai 2 juta orang. Bandara juga dilengkapi WiFi dengan kecepatan tinggi. Untuk aspek environment, Jakarta mendapatkan total skor 65 pada 2018. Untuk aspek services, Jakarta memiliki 20 restoran halal bersertifikat, lalu ada 3683 self claimed. Jumlah masjidnya pun mencapai 7.795 bangunan.

Wisatawan muslim juga dijamin semakin nyaman di Jakarta. Aspek services optimal diberikan melalui 5 hotel syariah, lalu 5 diantaranya memiliki dapur bersertifikat halal. Bandaranya juga dilengkapi dengan 20 prayer room. Ada juga 20 situs heritage Islam, 11 event Islami, dan 19 Muslim Friendly Attraction.

Sumber: Travel.detik.com

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh.